MENYOAL SMASA, DIESNAT SMASA 64

pernahkah kamu tinggal di gurun? ataupun melintasinya? ataupun melihatnya sekilas? di google mungkin. Andai kamu berada di sana betapa berat perjuangan warga yang dianugerahkan hidup di sana. tak ada air, tak ada tumbuhan, hanya ada manusia dan hewan-hewan yang bertahan hidup dari ganasnya gurun yang nampak menawan. semua bertahan demi kelangsungan hidupnya. tak pelak mereka menjegal dan menguliti sesama mereka demi bertahan hidup. mereka tau itu sadis, tapi itu tak terhiraukan semua demi : BERTAHAN HIDUP.

Dalam ilmu geografioasis atau oase adalah suatu daerah subur terpencil yang berada di tengah gurun, umumnya mengelilingi suatu mata air atau sumber air lainnya. Oasis juga dapat menjadi habitat bagi hewan dan bahkan manusia jika memiliki area yang cukup luas.(wikipedia). oasis menjadi sektor dan pusat kehidupan mahluk gurun. bayangkan jika ada gurun tnapa oasis, tentu musnah sudah peradaban mahluk hidup di sana. 

Demi "bertahan hidup" manusia siap melakukan apa saja. termasuk mempertahankan, melindungi dan merawat oasis tentunya. lalu manusia mengutus dan membayar orang-orang ahli untuk melakukannya. manusia mengamanahkan tugas pengelolaan oasis kepada para lulusan sarjana dan magister. manusia berharap oasis yang mereka miliki menjadi sektor utama dalam pendidikan , kehidupan dan kemaslahatan bagi manusia.

tahun-tahun kehiduopan berlalu, kebutuhan dasar manusia berubah. kehidupan manusia bertambah dan bergeser. tujuan manusia berubah dari ilahiyah menjadi jasadiyah. pengelola oasis pun merasakannya. tak mungkin mereka hidup cuman dari bayaran manusia saja. mereka tak mampu memenuhi kebetuhan mereka lagi yang lain. bayaran  hanya cukup buat makan dan minum. "aku butuh sanjungan, aku butuh pujian atas diriku." kata pengelola. lalu mereka mencari cara agar tak hanya dapat bayaran saja melainkan cipratan dana untuk pengelolaan oasis. persetan dengan anak-anak didik yang berguru di sini. hidupku tak akan bertahan dari bayaran saja.

lalu tim pengelola membuat kesepakatan, agar bisa dapat cukup kebutuhan. anak-anak yang berguru ke mereka. tak lagi terhiraukan. yang penting aku bisa hidup penuhi kebutuhan dan tak ada yang sadar akan hal itu. mereka nikahi para birokrat, penegak hukum, hakim, jaksa, politisi, dan penguasa.

hahaha... rasanya ingin tertawa saja. oasis yang dulunya tempat pendidikan, sektor kehidupan manusia, kini hanya nama. mereka bertindak melawan nilai-nilai. demi pemenuhan kebutuhan. tak ada yang sadar akan hal itu. karena mereka berdalih atas kebutuhan peningkatan kualitas oasis. padahal hanya memenuhi kebutuhan hidup mereka. mereka tak salah juga sih. tapi kenapa?

kenapa anak-anak polos nan baik hati ini jadi korban? kenapa orang-orang baik hati yang rela membayar mereka demi pengelolaan oasis mereka bohongi?tak da yang bisa menjawabnya selain mereka senidiri.


agustus mulainya, dua puluh dua satu sembilan lima lima
Agustus mulainya, dua puluh dua
Satu sembilan lima lima
Berkibar panjinya, yang megah berjaya
Kobarkan semangat pemuda


selamat ulang tahun smasaku ke 64.
semoga engkau tetap menjadi "oasis"nya manusia. di kala para pengelola memperdayamu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

unsur intrinsik dan sinopsis novel obama anak menteng

SWAMEDIKASI PMS